Thursday, October 7, 2010

Profil Komjen Timur Pradopo

Komisaris Jendral a.k.a Komjen Timur Pradopo lahir di Blitar, dan menghabiskan masa kecilnya hingga beranjak dewasa di dusun Legundi, Desa Gempol Legundi, kec Gudo, Jombang Jawa Timur.

Komjen Timur Pradopo bersama keluarganya, hidup sederhana di kampung yang terpencil itu, di Rumah yang di bangun di sebuah gang kecil bagian dusun Legundi, yang kini tidak terawat bahkan lebih mirip rumah hantu, dahulunya tempat di mana Timur Pradpo tinggal bersama keluarganya. Rumah yang menyimpan banyak kenangan baik pahit pula manis baginya bersama ayah dan bunda tercinta Sigit Saiun-Sriati. Pradopo kecil di kenal sebagai anak yang teladan dan disiplin.
Selain itu Pradopo kecil di kenal sebagai anak yang gemar membaca, sehingga tidak heran ia tumbuh sebagai anak berpengetahuan lebih di banding anak lain seusianya. Dan tergolong murid berprestasi di sekolahnya.

Ia merupakan murid termuda di kelasnya, dan harus dduk dibangku kelas VI SD selama dua tahun, karena usianya teramat muda:
"Sebenarnya sudah lulus. Namun, karena menurut ayahnya Timur terlalu muda, dia kembali duduk di bangku kelas VI," paparnya sembari terus memberi pujian kepada teman sekaligus saudaranya itu.
Komisaris Jenderal Polisi Timur Pradopo yang menjadi calon tunggal Kapolri sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya. Ia merupakan lulusan akademi kepolisian angkatan 1978.

Timur Pradopo sempat dua kali menjadi Kapolres di Jakarta. Yaitu sebagai Kapolres Jakarta Barat dan Jakarta Pusat. Sebelum menjadi Kapolda Metro Jaya, ia sempat menjadi Kapolda Jawa Barat dan Kapolda Banten.

Setelah menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya selama enam bulan Timur Pradopo dipromosikan menjadi Kepala Bagian Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) dan dinaikkan pangkatnya menjadi Komjen pada hari ini. Malam ini Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengajukan Timur Pradopo sebagai calon tunggal Kapolri ke DPR, Senin.

Menurut Mas Abi, Kisah dari Profil Komjen Timur Pradopo seharusnya di jadikan motifasi, bahwa dari seorang anak desa dari wilayah terpencil yang tergolong miskin fasilitas pendidikan layaknya anak di kota. Namun, mampu berhasil.
Share:

Related Posts: